Example floating
Example floating
Sulut

Bakamla RI dan UNODC Gelar Latihan Bersama di Serei Minut

×

Bakamla RI dan UNODC Gelar Latihan Bersama di Serei Minut

Sebarkan artikel ini

POJOKMAMADO.ID — Kepala Pangkalan Armada Bakamla RI Zona Tengah, Kolonel Bakamla Heriwansyah Putra Agam menegaskan pentingnya kerja sama lintas negara dalam menangani berbagai tindak pidana di wilayah perairan ASEAN.

 

Example 300x600

Hal itu disampaikannya di sela kegiatan Maritime Law Enforcement Dialogue (MLED) yang digelar di Dermaga Pangkalan Armada Bakamla RI Zona Tengah, Desa Serei, Kabupaten Minahasa Utara.

 

Kegiatan berskala internasional tersebut mengusung tema “Efficient and Collaborative Solutions for Maritime Safety and Security” dan melibatkan delegasi coast guard dari sejumlah negara ASEAN.

 

“Hari ini UNODC melaksanakan MLED, yaitu dialog terkait penanganan penegakan hukum maritim,” kata Kolonel Bakamla Heriwansyah Putra Agam.

 

Ia menjelaskan, kegiatan itu menjadi forum strategis untuk memperkuat sinergi antarnegara dalam menghadapi berbagai ancaman keamanan di laut, mulai dari penyelundupan hingga kejahatan lintas batas.

 

Menurutnya, agenda dialog nantinya akan dilanjutkan dengan latihan Visit, Board, Search and Seizure (VBSS), yakni prosedur penghentian, pemeriksaan, hingga penggeledahan kapal di laut guna mencari barang bukti.

 

“Latihan VBSS ini menjadi bagian penting dalam meningkatkan kemampuan aparat maritim menghadapi tindak pidana di laut,” ujarnya.

 

Dalam kegiatan tersebut, Bakamla RI bersama United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC) menghadirkan peserta dari enam negara ASEAN, di antaranya Indonesia, Malaysia, Filipina, Vietnam, dan Thailand.

 

Heriwansyah berharap forum internasional itu tidak hanya menjadi ajang diskusi, tetapi juga mempererat koordinasi dan pertukaran pengalaman antar coast guard negara peserta.

 

“Harapan kami, setiap coast guard yang hadir bisa saling bekerja sama, berkoordinasi, bertukar ilmu dan pengalaman tentang cara menangani tindak pidana di laut,” tambahnya.

 

Sementara itu, Expert Consultant UNODC, German Afanador Ceballos menilai ancaman keamanan maritim tidak bisa ditangani secara sendiri-sendiri oleh masing-masing negara.

 

“Ancaman di laut tidak mudah ditangani sendirian. Karena itu, kerja sama terpadu antarotoritas maritim dan negara sangat penting untuk melawan para pelaku kriminal,” katanya.

 

Ia menambahkan, kegiatan seperti MLED menjadi momentum penting untuk membangun hubungan yang lebih kuat antarnegara peserta demi menciptakan koordinasi yang lebih efektif ke depan.

 

“Ketika kita sudah saling mengenal dan berteman, maka koordinasi dan kerja sama akan menjadi jauh lebih baik,” tandasnya.*

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *