Example floating
Example floating
Ekonomi Bisnis

Sulawesi Utara, Tonggak Harmoni Kemajemukan dan Kemajuan Ekonomi Syariah

×

Sulawesi Utara, Tonggak Harmoni Kemajemukan dan Kemajuan Ekonomi Syariah

Sebarkan artikel ini
pengukuhan Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) di Four Point Manado, Kamis (4/4/2024).

POJOKMANADO.ID – Dalam era di mana kesadaran akan keuangan syariah semakin menguat, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menyaksikan kemajuan yang signifikan dalam sektor ekonomi syariah. Menyusul Indonesia yang meraih peringkat ketiga di Global Islamic Economy Indicator (GIEI) 2023, Sulawesi Utara juga tak mau ketinggalan dalam menyongsong masa depan yang cerah.

Dalam acara pengukuhan Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) di Hotel Four Point Manado, Kamis (4/4), Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Utara, Andry Prasmuko mengatakan, potensi produk halal di Sulut semakin disadari oleh pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Example 300x600

Kata Prasmuko, lonjakan jumlah sertifikasi halal pada tahun 2023 menjadi bukti nyata, dengan 2.193 sertifikat halal yang diterbitkan, melonjak drastis dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya yang hanya mencapai 178 sertifikat.

Menurutnya, data terbaru hingga Maret 2024 menunjukkan bahwa 75 sertifikat halal tambahan telah diterbitkan.

“Dalam hal ini, Bank Indonesia sebagai garda terdepan dalam mendorong akselerasi sertifikasi halal, turut memfasilitasi kerja sama dengan instansi terkait untuk mengembangkan UMKM dan memperluas pasar mereka,” kata Prasmuko.

Selain itu lanjut Prasmuko, industri jasa keuangan syariah dan dana sosial syariah juga memberikan kontribusi besar dalam menggairahkan perekonomian dan keuangan syariah di Sulut. Pembiayaan yang disalurkan oleh Lembaga Keuangan Bank Umum Syariah di wilayah tersebut terus menunjukkan peningkatan tiap tahunnya.
Pada Februari 2024 kata Prasmuko, jumlah pembiayaan syariah yang mencapai Rp1,3 triliun, meningkat sebesar 9,62% (yoy) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

“Hal ini didominasi oleh kredit konsumsi non-UMKM, seiring dengan peningkatan minat masyarakat terhadap instrumen keuangan syariah,” lanjutnya.

“Dengan semua potensi ini, Sulut semakin memperkuat diri sebagai pusat ekonomi syariah yang menjanjikan di Indonesia. Dengan dukungan penuh dari berbagai pihak, masa depan ekonomi syariah Sulut tampak semakin bersinar,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Presiden Republik Indonesia, Ma’ruf Amin, memuji keberhasilan Provinsi Sulawesi Utara dalam menjaga kemajemukan masyarakat secara harmonis. Menurut Wapres, keberagaman yang terjaga menjadi kekuatan utama bagi percepatan pembangunan di wilayah tersebut.

“Betapa semboyan ‘Torang Samua Basudara’ telah menjadi pendorong utama bagi seluruh masyarakat dan pemerintah daerah Sulawesi Utara dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif,” ungkap Wapres Ma’ruf Amin.

Lebih lanjut, Wapres menekankan pentingnya pengembangan ekonomi syariah yang mengusung prinsip keadilan, inklusivitas, dan pemerataan kesejahteraan. Ekonomi syariah dinilainya mampu memberikan manfaat yang tak terbatas hanya pada kalangan umat Islam, namun juga bagi seluruh umat manusia.

“Pengembangan ekonomi syariah di Sulawesi Utara pun telah mencatat berbagai prestasi, mulai dari sertifikasi halal bagi UMKM hingga pengembangan zona KHAS dan rantai nilai halal berbasis pondok pesantren,” lanjut Wapres.

Tidak hanya itu, Sulawesi Utara juga menjadi salah satu fokus dalam penyebaran pembiayaan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN). Wapres mencatat bahwa sejumlah proyek infrastruktur senilai 2,4 triliun telah berhasil dibiayai melalui SBSN, termasuk pembangunan Bandara Bolaang Mongondow yang baru-baru ini diresmikan.

“Dengan letak strategisnya, Sulawesi Utara menjadi pintu gerbang ekspor di Kawasan Timur Indonesia menuju negara ASEAN dan Asia Pasifik,” kata Wapres.

“Rencana pengembangan Pelabuhan Bitung diharapkan dapat memperkuat konektivitas transportasi laut internasional, dengan efek berganda bagi sektor industri dan pariwisata,” sambungnya.

Untuk itu, Wapres meminta KDEKS dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara untuk mengoptimalkan potensi ekonomi dan keuangan syariah, sehingga dapat menjadi pendorong pertumbuhan baru, tidak hanya bagi wilayah setempat, namun juga secara nasional.

“Dengan demikian, kemajuan ekonomi dan keuangan syariah di Sulawesi Utara diharapkan akan terus berlanjut, dengan dampak yang nyata dirasakan oleh seluruh masyarakat. Hal ini menjadi tonggak penting dalam menjaga harmoni dan kemajuan di wilayah tersebut,” pintanya.(cil)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *