POJOKMANADO.ID – Empat bandara masih ditutup sementara atau Aerodrome Closed akibat dampak sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau, Senin (7/9/2026).
Keempat bandara tersebut yakni Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Halim Perdanakusuma Jakarta, Husein Sastranegara Bandung dan Radin Inten II Lampung. Penutupan sesuai NOTAM AirNav Indonesia diperkirakan berlangsung hingga pukul 18.00 WIB demi keselamatan penerbangan.
PT Angkasa Pura Indonesia atau InJourney Airports memastikan penanganan terhadap penumpang terdampak terus dilakukan melalui Service Recovery Activation (SRA), mulai dari pemberian makanan dan minuman ringan, penyediaan area khusus hingga asistensi petugas bandara.
Corporate Secretary Group Head InJourney Airports Arie Ahsanurrohim mengatakan, layanan tersebut tidak hanya diterapkan di empat bandara terdampak, tetapi juga di bandara lain yang memiliki penerbangan menuju wilayah terdampak.
Sebagai bagian dari penanganan, Bandara Soekarno-Hatta bahkan menyediakan bus gratis menuju Yogyakarta, Solo, Semarang dan Surabaya bagi penumpang terdampak pada 6 September 2026.
Data InJourney Airports mencatat, sejak 5 September hingga 7 September 2026 pukul 09.00 WIB, sebanyak 2.300 penerbangan dan 268.539 penumpang terdampak akibat penutupan sementara empat bandara tersebut.
Khusus Bandara Soekarno-Hatta, tercatat 1.320 penerbangan dan 173.474 penumpang terdampak.
InJourney Airports terus berkoordinasi dengan pihak terkait dan mengimbau calon penumpang untuk memantau perkembangan status penerbangan melalui maskapai masing-masing.*









