POJOKMANADO.ID – Keberhasilan PT Pegadaian (Persero) mencatat laba bersih Rp6,59 triliun pada Semester I 2026 mendapat dukungan penuh dari seluruh jajaran di daerah.
Pemimpin Wilayah Kanwil V Suluttenggo Malut Papua, Maksum, menegaskan kesiapan pihaknya mengawal seluruh strategi yang telah ditetapkan Direksi.
Menurut Maksum, capaian perusahaan yang tumbuh signifikan menjadi motivasi bagi seluruh insan Pegadaian di wilayah Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Gorontalo, Maluku Utara, dan Papua untuk terus meningkatkan kinerja.
“Kami di Kanwil V Suluttenggo Malut Papua merasa bangga atas pencapaian gemilang perusahaan dan siap menjalankan seluruh arahan strategis dari Bapak Direktur Utama,” ujar Maksum.

“Seluruh jajaran siap menyelaraskan langkah, memperkuat komitmen, dan bekerja optimal untuk mengimplementasikan strategi bisnis serta perluasan ekosistem emas hingga ke penjuru daerah,” sambungnya.
Ia mengatakan, pengembangan layanan Bank Emas dan penguatan ekosistem emas akan menjadi salah satu fokus utama di wilayah kerja Kanwil V.
Maksum bilang, kehadiran layanan tersebut dinilai akan semakin memperluas akses masyarakat terhadap investasi emas yang aman dan terpercaya.
Secara nasional, Pegadaian membukukan pertumbuhan yang kuat hingga 30 Juni 2026. Laba bersih meningkat 84,4 persen menjadi Rp6,59 triliun, sementara total aset mencapai Rp186,33 triliun atau tumbuh 53,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Outstanding Loan (OSL) gross juga naik menjadi Rp155,1 triliun, disertai perbaikan kualitas pembiayaan dengan rasio Non-Performing Loan (NPL) yang turun menjadi 0,71 persen.
Maksum menegaskan, seluruh unit kerja di bawah Kanwil V akan terus mendukung transformasi perusahaan melalui peningkatan layanan kepada masyarakat, penguatan bisnis gadai dan non-gadai, serta optimalisasi layanan Bank Emas dan aplikasi Tring!.
“Dengan sinergi seluruh insan Pegadaian di daerah, kami optimistis target pertumbuhan perusahaan dapat tercapai sekaligus memperluas manfaat layanan Pegadaian bagi masyarakat di Suluttenggo, Malut, dan Papua,” pungkasnya.*










